Iklan

Tuesday, 24 November 2015

Praktikum pemrograman terstruktur II - Membuat koneksi MySql dengan ODBC

Praktikum ke-VI.pdf - 277 KB
Praktikum ke-VII dan VIII.pdf - 437 KB

HTML (Hyper Text Markup Language)

Definisi HTML
HTML (Hyper Text Markup Languange) adalah bahasa pengkodeaan untuk menghasilkan dokumen-dokumen hypertext untuk digunakan di World Wide Web. HTML terlihat seperti bahasa pengkodean lama, yang di awali dan diakhiri dengan kode-kode html dimana menunjukkan bagaimana keluarannya pada saat di jalankan pada sebuah web browser.

Program Editor HTML
Untuk membuat aplikasi web, dalam hal ini menggunakan HTML, maka kita membutuhkan suatu editor guna mengetikkan,mengedit atau menyimpan dokumen dokumen HTML. Editor untuk memdesain suatu web dibagi 2 yaitu yang bersifat text murni dan yang WYSIWYG (Graphic) Editor untuk text, anatara lain Notepad dan Ultra Edit. Sedang editor WYSIWYG adalah Netscape dan Front Page.

Struktur Dasar HTML
Seperti umumnya dokumen lain, dokumen HTML terdiri dari teks-teks dan bahkan lebih dari dari itu. Dokumen HTML juga dapat mengandung suatu gambar, suara, ataupun video. Satu hal yang membedakan dokumen HTML dengan dokumendokumen lainnya adalah adanya elemen-elemen HTML beserta tag-tagnya. Elemen dan tag HTML berfungsi untuk menformat atau menandai suatu bagian tertentu dari
dokumen HTML dan juga untuk menentukan struktur bagian tersebut dalam dokumen HTML. Elemen dan Tag inilah yang merupakan ciri utama dari suatu dokumen HTML. Secara garis besar, untuk menulisakn sebuah dokumen HTML dibutuhkan kerangka penulisan dengan tag-tag dasar sebagai berikut HTML, HEAD,TITLE dan BODY.
Sebagai contoh berikut ini adalah penulisan HTML minimal yang menggunakan tag tag dasar tersebut

<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Judul dokumen </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
data-data yang akan di tampilkan
</BODY>
</HTML>



Elemen dan Tag HTML
Dua komponen utama pembentuk dokumen HTML adalah Elemen dan Tag Dengan adanya dua komponen ini, maka kita dapat membuat dokumen HTML dengan baik

Elemen
Dalam dokumen HTML, elemen dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu elemen-elemen <HEAD> yang berikan informasi tentang dokumen tersebut, seperti judul dokumen astau hubungannya dengan dokumen lain. Elemen-elemen <BODY> yang menentukan bagaimana isi suatu dokumen ditampilkan oleh browser, seperti paragraf, list (daftra), tabel dan lain-lain. Di dalam elemen HTML terdiri dari tag-tag beserta teks yang ada dalam tag-tag tersebut.

Tag
Pada saat web browser menampilkan suatu web page, browser tersebut akan membaca teks-teks pada dokumen HTML, dan mencari kode khusus yang disebut tag. Tag diapit oleh tanda <>. Tag biasanya merupakan pasangan, yang disebut tag awal dan tag akhir. Tag awal dinyatakan dalam bentuk <nama tag> sedang tag akhir dinyatakan dalam bentuk </nama tag>. Format umum suatu tag berpasangan adalah :
<nama tag> Teks yang akan ditampilkan </nama tag>
Sebagai contoh untuk menampilkan teks dalam format miring digunakan elemen I (italic), seperti contoh di bawah ini:
<i> Teks ini akan tercetak miring bila dilihat di browser </i>
Penulisan program yang baik adalah secara terstruktur. Artinya antara tag pertama dan tag berikutnya tidak saling tumpang tindih.
Kemungkinan kesalahan yang terjadi adalah lupa memberi tag awal atau tag akhir sehingga web page yang dihasilkan akan terlihat lain dari yang diinginkan. Tidak semua tag mengikuti aturan seperti diatas, terdapat beberapa macam bentuk tag yang dikenal oleh HTML, di mana umumnya tag-tag dalam HTML muncul dalam bentuk seperti berikut :

<nama tag>teks</nama tag>
<nama tag>
<nama tag atribut1=argumen atribut2=argumen dst>
<nama tag antribut=argumen>teks</nama tag>


Sebagai contoh :
<Title> Home Page Irawan </Title>
<BR>
<HR Width=10 color=”red”>
<A Href=http://www.andiharmin.ga/>WebSite ANDI HARMIN </a>


Desain HTML
Untuk mempermudah pemahaman diberikan contoh dalam bentuk file HTML
<html>
<head>
<title>Modul Pengantar Ilmu Komputer</title>
</head>
<body>
<h1>Klasifikasi dan Kegunaan Komputer</h1>
Komputer berasal dari kata <i>to compute</i> yaitu menghitung.Jadi
pada awalnya komputer hanya digunakan sebagai alat hitung, namun
perbedaan yang mendasar dengan kalkulator adalah bahwa komputer
mempunyai perkembangan zaman, komputer digunakan manusia untuk
memproses pemecahan masalah.
<hr>
Untuk lebih jelas tentang kegunaan komputer, komputer dibagi dalam
beberapa klasifikasi, yaitu :
<h5>
<ol>
<li><a href="jenis_data.html">Berdasarkan Jenis Data Yang Diolah
</a> </li>
<li><a href="kemampuan.html">Berdasarkan Kemampuan Komputer </a>
</li>
<li><a href="ukuran_fisik.html>Berdasarkan Ukuran Fisik</a></li>
<li><a href="bidang_masalah.html> Berdasarkan Bidang Masalah </a>
</li>
</ol>

</h5>
</body>
</html>


Untuk menampilkan hasilnya, kita buka internet explorer dan buka file html tersebut.



Untuk lebih memahami tentang pemrograman web HTML...silahkan download disini

Code Source SKRIP HTML

tagheader.html - 419 B
tagFont.html - 637 B
tagParagrap.html - 461 B
tagList.html - 818 B
tagImage.html - 129 B
tagTable.html - 473 B

Monday, 23 November 2015

Pemrograman PHP - Membuat koneksi database MySQL

Pengenalan Database, DBMS dan RDBMS

Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut (http://id.wikipedia.org/wiki/Database). Database digunakan untuk menyimpan informasi atau data yang terintegrasi dengan baik di dalam komputer. Untuk mengelola database diperlukan suatu perangkat lunak yang disebut DBMS (Database Management System). DBMS merupakan suatu sistem perangkat lunak yang memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontrol dan memanipulasi data yang ada.
Sedangkan RDBMS atau Relationship Database Management System merupakan salah satu jenis DBMS yang mendukung adanya relationship atau hubungan antar tabel. Di samping RDBMS, terdapat jenis DBMS lain, misalnya Hierarchy DBMS, Object Oriented DBMS, dsb.

Beberapa software atau perangkat lunak DBMS yang sering digunakan dalam aplikasi program antara lain :
  • DB2 - http://www-306.ibm.com/software/data/db2/
  • Microsoft SQL Server - http://www.microsoft.com/sql/
  • Oracle - http://www.oracle.com
  • Sybase - http://www.sybase.com/
  • Interbase - http://www.borland.com/interbase
  • Teradata - http://www.teradata.com/
  • Firebird - http://www.firebirdsql.org/
  • MySQL – http://www.mysql.com
  • PostgreSQL - http://www.postgresql.org/ 
Beberapa Istilah Database
  1. Table, Sebuah tabel merupakan kumpulan data (nilai) yang diorganisasikan ke dalam baris (record) dan kolom (field). Masing-masing kolom memiliki nama yang spesifik dan unik.
  2. Field, Field merupakan kolom dari sebuah table. Field memiliki ukuran type data tertentu yang menentukan bagaimana data nantinya tersimpan.
  3. Record, Field merupakan sebuah kumpulan nilai yang saling terkait.
  4. Key, Key merupakan suatu field yang dapat dijadikan kunci dalam operasi tabel. Dalam konsep database, key memiliki banyak jenis diantaranya Primary Key, Foreign Key, Composite Key, dll.
  5. SQL, SQL atau Structured Query Language merupakan suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses database. SQL sering disebut juga sebagai query.
MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General
Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Tidak seperti PHP atau Apache yang merupakan software yang dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia yaitu MySQL AB. MySQL AB memegang penuh hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius. MySQL dapat didownload di situs resminya, http://www.mysql.com.

Fitur-fitur MySQL antara lain :
  1. Relational Database System. Seperti halnya software database lain yang ada di pasaran, MySQL termasuk RDBMS.
  2. Arsitektur Client-Server. MySQL memiliki arsitektur client-server dimana server database MySQL terinstal di server. Client MySQL dapat berada dikomputer yang sama dengan server, dan dapat juga di komputer lain yang berkomunikasi dengan server melalui jaringan bahkan internet.
  3. Mengenal perintah SQL standar. SQL (Structured Query Language) merupakan suatu bahasa standar yang berlaku di hampir semua software database. MySQL mendukung SQL versi SQL:2003.
  4. Mendukung Sub Select. Mulai versi 4.1 MySQL telah mendukung select dalam select (sub select).
  5. Mendukung Views. MySQL mendukung views sejak versi 5.0
  6. Mendukung Stored Prosedured (SP). MySQL mendukung SP sejak versi 5.0
  7. Mendukung Triggers. MySQL mendukung trigger pada versi 5.0 namun masih terbatas. Pengembang MySQL berjanji akan meningkatkan kemampuan trigger pada versi 5.1.
  8. Mendukung replication.
  9. Mendukung transaksi.
  10. Mendukung foreign key.
  11. Tersedia fungsi GIS.
    Free (bebas didownload)
  12. Stabil dan tangguh
  13. Fleksibel dengan berbagai pemrograman
  14. Security yang baik
  15. Dukungan dari banyak komunitas
  16. Perkembangan software yang cukup cepat. 
Langka-langkah membuat koneksi database MySQL menggunakan skrip PHP, yaitu :
Langkah 1:
Membuat Database
Sintaks umum SQL untuk membuat suatu database adalah sebagai berikut :

CREATE DATABASE [IF NOT EXISTS] nama_database;

Bentuk perintah di atas akan membuat sebuah database baru dengan nama nama_database. Aturan penamaan sebuah database sama seperti aturan penamaan sebuah variabel, dimana secara umum nama database boleh terdiri dari huruf, angka dan under-score (_). Jika database yang akan dibuat sudah ada, maka akan muncul pesan error. Namun jika ingin otomatis menghapus database yang lama jika sudah ada, aktifkan option IF NOT EXISTS.
Berikut ini contoh perintah untuk membuat database baru dengan nama “bukutamu” :
CREATE DATABASE bukutamu;
Jika query di atas berhasil dieksekusi dan database berhasil dibuat, maka akan ditampilkan pesan kurang lebih sebagai berikut :
Query OK, 1 row affected (0.02 sec)
Membuat Tabel Baru
Bentuk umum SQL untuk membuat suatu table secara sederhana sebagai berikut :
CREATE TABLE nama_tabel (
field1 tipe(panjang),
field2 tipe(panjang),
...
fieldn tipe(panjang),
PRIMARY KEY (field_key)
);

Bentuk umum di atas merupakan bentuk umum pembuatan tabel yang sudah disederhanakan. Penamaan tabel dan field memiliki aturan yang sama dengan penamaan database. Sebagai contoh, kita akan membuat tabel baru dengan struktur sebagai berikut :
Perintah MySQL untuk membuat tabel seperti diatas adalah:
create table anggota(
nomor int(6) not null primary key,
nama char(40) not null,
email char(255) not null,
alamat char(80) not null,
kota char(20) not null
);


Sedangkan data yang akan diisikan dalam tabel anggota adalah sebagai berikut:

Langkah 1:
MENGHUBUNGKAN PHP DENGAN MySQL
Agar script PHP yang kita buat dapat berhubungan dengan database dari MySQL dapat menggunakan fungsi berikut ini:
Bila anda menggunakan editor notepad++ ketik skrip php seperti tampak dibawah ini :
<?php
$host="localhost";
$user="root";
$pass="";
$dbnm="bukutamu";
$conn = mysql_connect ($host, $user, $pass);
if ($conn) {
    $buka = mysql_select_db ($dbnm);
    if (!$buka)   {
            die ("Database tidak dapat dibuka");
        }           
   }
else {
die ("Server MySQL tidak terhubung");
}
?>

Simpan dengan nama file : Koneksi.php (jangan lupa simpan di direktori : C:\xampp\htdocs\namafolder).

jalankan browser seperti contohnya Mozila firefox kemudian di address bar ketik perintah seperti berikut ini :

localhost/namafolder/koneksi.php

Jika browser tidak menampilkan pesan error (halaman browser tidak menampilkan apa-apa) itu bisa dijadikan indikator bahwa database kita sudah terkoneksi...OK !

Tutor By : Achmad Solichin (http://achmatim.net, achmatim@gmail.com)
 

selamat mencoba...!

TUTORIAL KONEKSI JAVA DENGAN DATABASE MYSQL DENGAN TOOL NETBEANS

Koneksi ke database pada Java ditangani oleh JDBC (java database connectivity).
JDBC merupakan salah satu API(Application Programming Interface) Java yang secara khusus ditujukan untuk menangani koneksi ke database. Dengan JDBC, kita memungkinkan untuk menghubungkan database MySQL, oracle , access dan database lain ke java. Pada tutorial ini akan dibahas cara menghubungkan JAVA dengan MySQL. Yang dibutuhkan :
1. Netbeans
2. J2SE(Java)
3. Apache/Lampp (yang didalamnya terdapat database MySQL)
Langkah pertama : jika kita menggunakan netbeans, buatlah project baru java standar application, atau jika sudah ada projectnya, kita tinggal melakukan import library MySql JDBC Driver, yaitu library yang berisi API(application programming interface) untuk koneksi java ke MySql.
Caranya :
1. Klik kanan pada folder library pada project anda. Lihat gambar :
2. Pilih “add library”, dan kemudian akan muncul banyak pilihan library, dan cari “MySQL JDBC Driver”. Lalu klik add Library.
Langkah kedua : buatlah sebuah kelas yang bertugas untuk membuat/ mengatur/ mengkondisikan/ mengeksekusi koneksi dari program Java anda ke MySql. Kenapa perlu digunakan kelas baru???. Agar kita tidak perlu mengkoding ulang jika kita membutuhkan koneksi database lebih dari 1 kali. Dengan adanya kelas koneksi, kita tinggal menginstansiasi objek dari kelas koneksi tersebut,sehingga tidak terjadi pemborosan kode dan program pun menjadi lebih optimal efisien dan lebih rapi.
Dalam contoh program, kelas yang bertugas untuk menangani koneksi database MySql diberi nama dengan kelas koneksi.java 

Source Code koneksi.java:
package formdbmysql;
import com.mysql.jdbc.ResultSetMetaData;
import java.sql.Connection;
import java.sql.DriverManager;
import java.sql.Statement;
/**
*
* @author pattimura
*/
public class koneksi {
private Statement data = null;
private Connection koneksi = null;
private String Url="jdbc:Mysql://localhost/"; //host database anda
private String DbName="tes_java"; //nama database Anda
private String DBUser="root"; //username dari database, jika menggunakan default
xampp maka username = root
private String DBPassword="root";//password db , default xampp tidak ada = "";
public koneksi(){
try {
//setting driver yang digunakan untuk terhubung ke database
Class.forName("com.mysql.jdbc.Driver");
//membuat koneksi dengan parameter url +nama database, username dan
password
koneksi = DriverManager.getConnection(Url+DbName, DBUser, DBPassword);
//membuat statement yang akan digunakan untuk mengeksekusi query dari
aplikasi
data = this.koneksi.createStatement();
} catch (Throwable ex) {
System.out.println("error : "+ex);
System.exit(1);
}
}
public Connection getConnection(){
return koneksi;
}
public Statement getStatement(){
return data;
}
}

Langkah ketiga : Buatkan 1 file utama menggunakan jFrame dengan nama Utama.java
Source Code :

package formdbmysql;
import java.sql.ResultSet;
import java.sql.SQLException;
import java.util.logging.Level;
import java.util.logging.Logger;
import javax.swing.JOptionPane;
import javax.swing.table.DefaultTableModel;
/**
*
* @author pattimura
*/
public class Utama extends javax.swing.JFrame {
/** Creates new form Utama */
public Utama() {
initComponents();
}
/** This method is called from within the constructor to
* initialize the form.
* WARNING: Do NOT modify this code. The content of this method is
* always regenerated by the Form Editor.
*/
@SuppressWarnings("unchecked")
// <editor-fold defaultstate="collapsed" desc="Generated Code">
private void initComponents() {
jLabel1 = new javax.swing.JLabel();
jLabel2 = new javax.swing.JLabel();
jLabel3 = new javax.swing.JLabel();
jTextField1 = new javax.swing.JTextField();
jTextField2 = new javax.swing.JTextField();
jScrollPane1 = new javax.swing.JScrollPane();
jTextArea1 = new javax.swing.JTextArea();
jButton1 = new javax.swing.JButton();
jButton2 = new javax.swing.JButton();
jButton3 = new javax.swing.JButton();
jScrollPane2 = new javax.swing.JScrollPane();
jTable1 = new javax.swing.JTable();
jButton4 = new javax.swing.JButton();
setDefaultCloseOperation(javax.swing.WindowConstants.EXIT_ON_CLOSE);
jLabel1.setText("Stambuk :");
jLabel1.setHorizontalTextPosition(javax.swing.SwingConstants.RIGHT);
jLabel2.setText("Nama :");
jLabel2.setHorizontalTextPosition(javax.swing.SwingConstants.RIGHT);
jLabel3.setText("Komentar :");
jLabel3.setHorizontalTextPosition(javax.swing.SwingConstants.RIGHT);
jTextArea1.setColumns(20);
jTextArea1.setRows(5);
jScrollPane1.setViewportView(jTextArea1);
jButton1.setText("Input");
jButton1.addActionListener(new java.awt.event.ActionListener() {
public void actionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
jButton1ActionPerformed(evt);
}
});
jButton2.setText("Update");
jButton2.addActionListener(new java.awt.event.ActionListener() {
public void actionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
jButton2ActionPerformed(evt);
}
});
jButton3.setText("Delete");
jButton3.addActionListener(new java.awt.event.ActionListener() {
public void actionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
jButton3ActionPerformed(evt);
}
});
jTable1.setModel(new javax.swing.table.DefaultTableModel(
new Object [][] {
{null, null, null},
{null, null, null},
{null, null, null},
{null, null, null}
},
new String [] {
"Stambuk", "Nama", "Komentar"
}
));
jScrollPane2.setViewportView(jTable1);
jButton4.setText("Show");
jButton4.addActionListener(new java.awt.event.ActionListener() {
public void actionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
jButton4ActionPerformed(evt);
}
});
javax.swing.GroupLayout layout = new
javax.swing.GroupLayout(getContentPane());
getContentPane().setLayout(layout);
layout.setHorizontalGroup(
layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.TRAILING,layout.createSequentialGroup()
.addContainerGap(13, Short.MAX_VALUE)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignm
ent.LEADING)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Al
ignment.LEADING, false)
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addGap(15, 15, 15)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupL
ayout.Alignment.LEADING, false)
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addComponent(jLabel3)
.addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.Compon
entPlacement.RELATED)
.addComponent(jScrollPane1))
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swin
g.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addComponent(jLabel1)
.addComponent(jLabel2))
.addGap(18, 18, 18)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swin
g.GroupLayout.Alignment.LEADING, false)
.addComponent(jTextField2)
.addComponent(jTextField1,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 224,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)))))
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addGap(33, 33, 33)
.addComponent(jButton1,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 78, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
.addGap(18, 18, 18)
.addComponent(jButton2,
javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE,
Short.MAX_VALUE)
.addGap(18, 18, 18)
.addComponent(jButton3,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 82,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)))
.addComponent(jScrollPane2,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 373,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
.addContainerGap())
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addGap(177, 177, 177)
.addComponent(jButton4)
.addContainerGap(178, Short.MAX_VALUE))
);
layout.setVerticalGroup(
layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
.addGroup(layout.createSequentialGroup()
.addGap(25, 25, 25)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignm
ent.TRAILING)
.addComponent(jTextField1,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
.addComponent(jLabel1))
.addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED
)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignm
ent.TRAILING)
.addComponent(jLabel2)
.addComponent(jTextField2,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
.addGap(18, 18, 18)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignm
ent.LEADING)
.addComponent(jLabel3)
.addComponent(jScrollPane1,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE,
javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
.addGap(18, 18, 18)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignm
ent.LEADING)
.addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.BASELINE)
.addComponent(jButton1)
.addComponent(jButton2))
.addComponent(jButton3))
.addGap(18, 18, 18)
.addComponent(jScrollPane2, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE,
98, Short.MAX_VALUE)
.addGap(18, 18, 18)
.addComponent(jButton4)
.addGap(19, 19, 19))
);
pack();
}// </editor-fold>
private void jButton1ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
this.insert(this.jTextField1.getText(), this.jTextField2.getText(),
this.jTextArea1.getText());
}
private void jButton2ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
this.update(this.jTextField1.getText(), this.jTextField2.getText(),
this.jTextArea1.getText());
}
private void jButton3ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
this.delete(this.jTextField1.getText());
}
private void jButton4ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
this.setTableFromDB();
}
private void insert(String nim, String nama, String komentar){
// buat objek koneksi yang menangani koneksi ke database
koneksi conect = new koneksi();
// tentukan query yang akan dijalankan pada mySql/database
// kita akan memasukkan data ke dalam tabel mahasiswa
String query = "insert into mahasiswa (nim,nama,komentar) values
('"+nim+"','"+nama+"','"+komentar+"')";
//eksekusi query tersebut dengan cara :
try {
conect.getStatement().executeUpdate(query); //eksekusi
JOptionPane.showMessageDialog(this, "insert berhasil");//pemberitahuan
jika berhasil
} catch (SQLException ex) {
//jika ada kesalahan, maka akan ada pesan error dari sintaks dibawah
ini.
Logger.getLogger(Utama.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
JOptionPane.showMessageDialog(this, "insert gagal");//pemberitahuan
jika gagal
}
}
private void update(String nim, String nama, String komentar){
// buat objek koneksi yang menangani koneksi ke database
koneksi conect = new koneksi();
// tentukan query update yang akan dijalankan pada mySql/database
// dalam queri ini kita akan mengganti nama dan komentar dari data yang
terkait dengan nim.
String query = "update mahasiswa set nama='"+nama+"', komentar=
'"+komentar+"' where nim='"+nim+"' ";
//eksekusi query tersebut dengan cara :
try {
conect.getStatement().executeUpdate(query); //eksekusi
JOptionPane.showMessageDialog(this, "update berhasil");//pemberitahuan
jika berhasil
} catch (SQLException ex) {
//jika ada kesalahan, maka akan ada pesan error dari sintaks dibawah
ini.
Logger.getLogger(Utama.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
JOptionPane.showMessageDialog(this, "update gagal");//pemberitahuan
jika gagal
}
}
private void delete(String nim){
// buat objek koneksi yang menangani koneksi ke database
koneksi conect = new koneksi();
// tentukan query update yang akan dijalankan pada mySql/database
// dalam queri ini kita akan menghapus data yang terkait dengan nim
String query = "delete from mahasiswa where nim='"+nim+"' ";
//eksekusi query tersebut dengan cara :
try {
conect.getStatement().executeUpdate(query); //eksekusi
JOptionPane.showMessageDialog(this, "data berhasil
dihapus");//pemberitahuan jika berhasil
} catch (SQLException ex) {
//jika ada kesalahan, maka akan ada pesan error dari sintaks dibawah
ini.
Logger.getLogger(Utama.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
JOptionPane.showMessageDialog(this, "data gagal
dihapus");//pemberitahuan jika gagal
}
}
private void setTableFromDB(){
koneksi conect = new koneksi();// objek koneksi utk koneksi ke DB
ResultSet data = null; //
int jumBaris=0; // variable untuk menentukan jumlah baris matriks nantinya.
//query yang akan ditampilkan, misalkan kita ingin menampilkan data
mahasiswa dari DB ke table
String query="select * from mahasiswa";
try {
data = conect.getStatement().executeQuery(query); // query dijalankan
while(data.next()){
jumBaris++;
}
} catch (SQLException ex) {
JOptionPane.showMessageDialog(null,"Error pada jumlah baris :
"+ex.getMessage());
}
//jika jumlah baris telah didapatkan maka buat array 2 dimensi untuk
menyimpan data sementara
String isi[][]= new String[jumBaris][3]; //jumbaris, dan jumlah kolom =
3{nim, nama, komentar}
// masukkan data dari ResultStatement kedalam matriks
int i=0;//just for loop
try {
data = conect.getStatement().executeQuery(query);//eksekusi kembali
query
while (data.next()) {
System.out.println("disiko");
isi[i][0] = "" + data.getString("nim"); // ini sintaks untk
mengambil isinya, "nim" adalah nama kolom dalam DB
System.out.println("nim = "+data.getString("nim"));
isi[i][1] = "" + data.getString("nama");
isi[i][2] = "" + data.getString("komentar");
i++;
}
} catch (SQLException ex) {
Logger.getLogger(Utama.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
}
String NamaKolom[] ={"Nim","Nama","Komentar"};//nama kolom yang nantinya
akan ada pada tabel
DefaultTableModel model= new DefaultTableModel(isi,NamaKolom){};
//selanjutnya adalah mlakukan pengesetan pada tabel
jTable1.setModel(model);
//done!!!
}
/**
* @param args the command line arguments
*/
public static void main(String args[]) {
java.awt.EventQueue.invokeLater(new Runnable() {
public void run() {
new Utama().setVisible(true);
}
});
}
// Variables declaration - do not modify
private javax.swing.JButton jButton1;
private javax.swing.JButton jButton2;
private javax.swing.JButton jButton3;
private javax.swing.JButton jButton4;
private javax.swing.JLabel jLabel1;
private javax.swing.JLabel jLabel2;
private javax.swing.JLabel jLabel3;
private javax.swing.JScrollPane jScrollPane1;
private javax.swing.JScrollPane jScrollPane2;
private javax.swing.JTable jTable1;
private javax.swing.JTextArea jTextArea1;
private javax.swing.JTextField jTextField1;
private javax.swing.JTextField jTextField2;
// End of variables declaration
}

Langkah keempat : Buat database dengan nama tes_java dan tabel mahasiswa.
Langkah kelima :
Run file Utama.java




Selamat mencoba...!




Modul Materi pemrograman java Netbean : Koneksi Java dengan Mysql.pdf - 67 KB